Home » Ulasan » Ulasan Film » [Review] The Housemaid: Drama Psikologis Tentang Perselingkuhan Yang Menyimpan Kejutan Tak Terduga!
[Review] The Housemaid: Drama Psikologis Tentang Perselingkuhan Yang Menyimpan Kejutan Tak Terduga!

#Description:
Title: The Housemaid (2025)
Title: The Housemaid (2025)
Casts: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar, Elizabeth Perkins, Michele Morrone, Indiana Elle, Arabella Olivia, Megan Ferguson, Ellen Tamaki, Amanda Joy, Alaina Surgener, Mark Grossman, Hannah Cruz
Director: Paul Feig
Studio: Hidden Pictures, Pretty Dangerous Pictures, Lionsgate, Prima Cinema
#Synopsis:
Seorang wanita tunawisma bernama Millie Calloway (Sydney Sweeney) terpaksa memalsukan resume dan CV nya demi bisa mendapat pekerjaan. Suatu hari, Millie mendapat panggilan interview untuk posisi ART (Asisten Rumah Tangga) di rumah milik keluarga Winchester. Setibanya di sana, Millie disambut dengan hangat oleh Nina Winchester (Amanda Seyfried). Sesi interview pun berjalan dengan lancar. Millie yang bersikap profesional, punya pengalaman sebagai ART sebelumnya membuat Nina senang. Setelah selesai, Nina kemudian mengajak Millie berkeliling melihat seisi rumah yang besar, mewah dan nyaman. Nina pun sudah menyediakan kamar pribadi untuk Millie di area loteng rumah jika ia diterima bekerja di sana. Setelah selesai berkeliling, Nina memberikan sedikit uang sebagai pengganti ongkos perjalanan Millie yang mengaku tinggal di kota.

Waktu terus berlalu. Sudah hampir satu minggu Millie tak kunjung mendapat panggilan kerja dan hampir ditangkap polisi karena tidur berhari-hari di dalam mobil di tempat umum. Tak lama setelah itu, Millie mendapat panggilan telepon dari Nina yang mengabarkan jika dirinya diterima bekerja dan berharap bisa bergabung secepatnya. Millie pun sangat senang dan langsung bergegas menuju kediaman keluarga Winchester. Tiba di depan pagar rumah, Millie tak sengaja bertemu dengan seorang pria bernama Enzo Accardi (Michele Morrone), yang bekerja sebagai tukang kebun di rumah tersebut.

Saat masuk ke dalam rumah, Millie terkejut karena hampir semua ruangan sangat berantakan dan banyak sampah. Kehadiran Millie di hari itu juga membuat Nina lega karena bisa membantunya untuk beres-beres rumah ditengah persiapan untuk acara penting di kantor. Malam harinya, suami Nina yaitu Andrew Winchester (Brandon Sklenar) pulang beserta anak perempuan mereka yaitu Cecelia Winchester (Indiana Elle), yang baru selesai les balerina. Keluarga Winchester kemudian makan malam bersama. Sementara itu, Millie memilih istirahat saja di kamarnya. Setelah selesai, Nina membawakan makanan ke kamar Millie sambil membawa ponsel untuk digunakan Millie selama ia bekerja di sana agar memudahkan untuk komunikasi dan berbelanja berbagai kebutuhan sehari-hari. Nina juga mengucapkan terima kasih pada Millie yang sudah membantunya membereskan rumah hari ini. Hari pertama bekerja di rumah keluarga Winchester membuat Millie sangat senang. Ia tak perlu lagi mengkhawatirkan tempat tinggal dan makan karena sudah disediakan semuanya oleh Nina. Ia pun berjanji akan bekerja sungguh-sungguh di rumah tersebut.

Keesokan harinya, Millie terbangun gara-gara mendengar teriakan Nina di dapur. Saat turun ke bawah, Millie terkejut melihat Nina yang berteriak histeris sambil mengacak-acak seisi dapur untuk mencari buku catatannya. Nina marah dan menyalahkan Millie yang tak sengaja membuang buku catatannya. Andrew pun datang dan langsung menenangkan istrinya itu untuk tidak lagi menyalahkan orang lain. Setelah situasi membaik, Nina meminta maaf sambil memberikan kunci kamar yang diminta Millie untuk kamarnya dan pergi ke acara yang dihadirinya. Sore harinya, Millie menjalankan tugasnya sebagai ART dengan menyiapkan makan malam untuk Andrew dan juga Cece.
Akhir pekan pun tiba. Millie yang seharusnya libur bekerja dan berencana akan keluar rumah karena ada keperluan mendadak dilarang oleh Nina dengan alasan yang tidak jelas. Millie pun berjanji setelah urusannya selesai akan langsung pulang jika Nina tidak memberikan libur di akhir pekan. Saat sedang berada di luar, Millie ditelepon Nina yang memintanya untuk menjemput Cece di tempat les balerina. Setibanya di sana, Millie bertemu dengan salah satu temannya Nina yaitu Patrice (Ellen Tamaki) yang anaknya les di sana juga. Millie terkejut saat mengetahui jika Cece akan menginap di rumah temannya itu dan sudah mendapat izin dari Nina.

Saat Millie pulang ke rumah, ia bertemu dengan ibunya Andrew yaitu Evelyn Winchester (Elizabeth Perkins) yang sedang mengobrol bersama Nina sambil membawa beberapa koleksi porselen berharga untuk diberikan pada Andrew. Malam harinya, Millie tak bisa tidur. Ia kemudian berjalan ke ruang keluarga untuk menonton televisi. Tak lama setelah itu, Andrew muncul dengan alasan sama-sama tidak bisa tidur juga. Mereka kemudian menonton televisi bersama sambil menikmati cemilan. Kebersaaman mereka berdua kemudian dipergoki oleh Nina. Andrew kemudian meminta maaf dan kembali ke kamar. Nina memperingatkan Millie untuk tak mengganggu suaminya lagi dan memakai pakaian yang lebih sopan selama berada di rumah.
Keesokan harinya, teman-teman dari Nina datang ke rumah. Di sana, Millie mendengar gunjingan soal Nina yang ternyata pernah dirawat selama sembilan bulan di rumah sakit jiwa dan menganggap kabar kehamilan Nina kali ini bohong. Setelah itu, Nina juga mengizinkan Millie untuk libur di akhir pekan ini karena ia dan Andrew akan pergi ke kota untuk bertemu dokter, serta Cece akan dititipkan ke rumah temannya. Selama Nina dan Andrew tak ada di rumah, Millie menemukan obat-obat mengatasi gejala psikosis yang selama ini dikonsumsi oleh Nina. Sepulang pemeriksaan dokter, Nina ternyata mengalami keguguran. Hal tersebut membuat ia semakin sulit mengontrol diri. Tak jarang keributan terjadi dan Andrew pun selalu sabar menghadapi istrinya itu.
Suatu hari saat Millie sedang menunggu Cece les balerina, ia berbincang dengan salah satu ART temannya Nina yang mengatakan jika Nina adalah orang gila yang overdosis mengkonsumsi obat depresi hingga kala itu hampir membunuh Cece dengan cara menenggelamkannya. Masalah baru terus berdatangan pada Millie. Kali ini, Nina meminta Millie untuk membeli tiket broadway dan akomodasi untuk liburan akhir pekan, namun kemudian dibantahnya dengan alasan akhir pekan tersebut ia sudah punya rencana liburan dengan Cece. Nina pun mengancam akan memotong gaji Millie sebagai hukumannya. Sejak saat itu, Millie semakin muak dan ingin berhenti bekerja pada keluarga Winchester.

Akhir pekan pun tiba. Nina pergi berliburan bersama Cece ke luar kota. Sementara itu, tiket broadway dan hotel yang dipesan Millie ternyata tidak bisa refund. Andrew kemudian mengajak Nina untuk menggunakan tiket tersebut daripada hangus. Andrew juga berjanji tidak akan memotong gaji Millie. Mereka kemudian pergi ke pentas broadway tanpa sepengetahuan Nina. Sepanjang perjalanan, Andrew terpukau dengan kecantikan Millie yang mengenakan dress pemberian Nina. Malam pun semakin larut dan hujan semakin deras, Andrew dan Millie check-in di hotel dengan kamar terpisah. Saat akan sedang istirahat, Millie dikejutkan dengan banyaknya pesan masuk dari Nina yang tidak sempat ia balas karena ponselnya mati. Rasa takut, kesal dan sedih menyerang Millie. Ia pun memutuskan pergi ke kamar Andrew untuk melaporkan Nina yang sudah memecatnya karena tidak membalas pesan dan mengangkat telepon. Andrew tak tinggal diam, ia berjanji akan melindungi Millie. Mereka berdua kemudian berciuman dan berakhir dengan hubungan intim.
Keesokan harinya, Andrew dan Millie pulang lebih cepat ke rumah sebelum Nina dan Cece sampai duluan. Setibanya di rumah, Nina pun meminta maaf atas perlakuan dirinya yang marah-marah pada Millie melalui pesan dan telepon. Nina mengaku mengalami serangan panik karena berada jauh dari rumah dan juga suaminya. Setelah menyiapkan sarapan, Nina meminta Millie untuk belanja keperluan dapur dengan menggunakan mobil pribadinya. Setelah selesai belanja, kejadian tak terduga kembali menimpa Millie. Ia didatangi polisi dan dituduh sebagai pencuri mobil atas laporan Nina. Saat mengetahui kejadian tersebut, Andrew langsung menjemput Millie dan mencabut laporan yang dilakukan istrinya itu.
Pertengkaran kembali terjadi setelah Andrew dan Millie tiba di rumah. Andrew sangat kesal dan meminta penjelasan pada sang istri. Namun siapa sangka, Nina sudah mengetahui kejadian antara Andrew dan Millie yang menonton Broadway lalu menginap bersama di hotel, berkat bantuan GPS yang terlacak dari ponselnya Millie. Selain itu, Nina juga menganggap Millie sangat tidak sopan gara-gara mengenakan dress miliknya tanpa izin. Millie pun membantah tuduhan tersebut karena Nina sendiri yang memberikan semua dress pada dirinya sebelum pergi liburan bersama Cece. Kesabaran Andrew pun akhirnya habis. Ia sudah muak dengan segala tingkah laku istrinya itu yang semakin hari semakin menjengkelkan. Andrew kemudian mengusir Nina dari rumah dan mengambil keputusan untuk tinggal bersama Millie.

Setelah Nina pergi dari rumah, Andrew merasakan kebahagiaan tinggal bersama Millie. Mereka sering menghabiskan waktu bersama penuh dengan romansa dan gairah. Suatu ketika, terjadi sebuah insiden tak sengaja yang dilakukan Millie dan membuatnya terkunci di kamar loteng seorang diri. Sementara itu, Nina yang kini sudah berpisah dengan Andrew awalnya terlihat marah dan kecewa. Namun di balik itu semua, ia justru senang dan lega akhirnya bisa terlepas dari rumah tangga bersama Andrew. Apa yang sebenarnya terjadi dalam rumah tangga keluarga Winchester?
#Review:
Menutup tahun 2025 kemarin, Lionsgate dan Hidden Pictures merilis film drama thriller erotis terbaru berjudul THE HOUSEMAID (2025) di bioskop. Film ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya Freida McFadden yang dirilis pada tahun 2022 lalu. Menariknya, film ini disutradarai oleh Paul Feig, kreator film-film ikonik yang selalu menampilkan karakter perempuan sebagai main characternya. Sebut saja, dua film A SIMPLE FAVOR (2018), BRIDESMAIDS (2011), THE HEAT (2013) hingga SPY (2015) yang dibintangi aktris-aktris besar Hollywood. Di film terbarunya ini, Feig mengajak ikon cantik dan seksi Hollywood saat ini yaitu Sydney Sweeney sebagai pemeran utama sekaligus merangkap sebagai eksekutif produser juga. Selain Sweeney, turut dimeriahkan oleh Amanda Seyfried, Brando Sklenar dan Michele Morrone. Komposisi aktor dan aktris yang memiliki visual menawan inilah menjadikan film THE HOUSEMAID (2025) tidak boleh terlewatkan untuk ditonton.

Premis yang dihadirkan oleh film ini cukup menggelitik yaitu tentang drama perselingkuhan dan pelakor (perebut suami orang) versi Hollywood. Di paruh awal, plot menggunakan point of view dari karakter Millie yang struggle mencari pekerjaan, lalu bekerja sebagai ART di rumah orang kaya raya dan harus menghadapi majikan tukang playing victim. Selama tinggal di rumah keluarga Winchester, pengembangan cerita semakin menarik ketika Millie harus menghadapi Nina yang semakin agresif dan menyalahkan dirinya, kemudian Cece yang bersikap judes dan Andrew yang sebaliknya selalu membela Millie. Kehadiran Andrew dengan sikap greenflag dan wajah sangat tampan, bagaikan pangeran yang selalu siap melindungi Millie saat di gaslighting oleh Nina. Affair pun jadi tak bisa dihindarkan. Sutradara Paul Feig dan penulis cerita Rebecca Sonnenshine rupanya berhasil juga menciptakan konflik soal pelakor dengan gaya yang sinetron dan “Hanung Bramantyo” banget hahaha. Setelah bersenang-senang lewat drama rumah tangga yang diganggu pelakor, barulah sang sutradara mulai membuka satu persatu kedok dan plot twist tak terduga dari masing-masing karakter. Aku tak menyangka jika kejutan yang dihadirkan film THE HOUSEMAID (2025) ini akan menjadi thriller psikologis yang memutarbalikan fakta.

Cukup mencengangkan saat bagaimana rahasia gelap antara Nina dan Andrew akhirnya terkuak. Meskipun di beberapa bagian, motivasi dan alasan Andrew maupun Nina masih terasa kurang jelas dan meyakinkan. Andai saja Feig dan Rebecca mempertegas point-point tentang perilaku abusive, manipulator dan sosiopatik dari pelaku kepada korban pasti akan jauh lebih emosional lagi. Dinamika hubungan suami istri antara Andrew dan Nina di film ini menurutku masih dalam batas normal. Keduanya memang sama-sama gagal menjadi suami istri yang baik. Hukuman yang diberikan Andrew pun terasa berlebihan gara-gara orang lain tidak melakukan apa yang ia inginkan, yang menurutku cukup sepele (Nina yang tidak segera mempercantik rambutnya ke salon) dan tidak disengaja (Millie yang menjatuhkan porselen). Moment kerjasama di babak akhir film pun terasa kurang emosional karena selama pengembangan cerita di awal film, dinamika hubungan antara Nina, Millie dan Cece terasa saling judes saja.

Untuk jajaran pemain, sudah jelas tiga pemain utama film THE HOUSEMAID (2025) berhasil menghidupkan karakter Millie, Nina dan Andrew dengan memukau. Selain menonjolkan keseksian dan sensualitasnya, Sydney Sweeney juga berhasil meningkatkan kualitas aktingnya di film ini. Chemistry penuh gairah bersama Brandon Sklenar pun sukses divisualisasikan dengan memukau, meskipun di bioskop Indonesia adegan sensual karakter Andrew dan Millie terkena cut oleh LSF. Huft. Penampilan Brandon Sklenar juga tak kalah mencuri perhatian. Paras tampan, bermata biru dan berbadan atletis jadi daya tarik yang sangat charming bagi siapapun yang melihatnya. Definisi Harta, Tahta dan Wanita yang bisa menghancurkan seorang pria tergambarkan dengan sempurna lewat karakter Andrew Winchester hahaha. Applause selanjutnya harus diberikan pada Amanda Seyfried yang tampil dengan range emosional memukau di film ini. Sifat playing victim, stress dan gaslighting nya sukses bikin penonton kesal wkwk. Sisi keibuan dan istri yang tersakitinya juga bagus! Cukup disayangkan dan terasa mubazir dari film THE HOUSEMAID (2025) ini yaitu kehadiran Michele Morrone sebagai Enzo. Jika dihilangkan pun tidak akan berpengaruh besar terhadap cerita dari film ini. Semoga saja di dua sekuelnya nanti, karakter Enzo bisa saja mendapat porsi lebih banyak lagi.
Overall, film THE HOUSEMAID (2025) berhasil menyajikan drama perselingkuhan dan pelakor dengan plot twist yang tersimpan cukup rapi sekaligus tidak tertebak. Can’t wait for next chapter with Millie!
[8.5/10Bintang]
Bagikan ke Teman & Pengikut:
- Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
- Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
- Klik untuk berbagi pada Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
- Klik untuk berbagi pada Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
- Klik untuk berbagi pada Pinterest(Membuka di jendela yang baru) Pinterest
- Klik untuk berbagi via Pocket(Membuka di jendela yang baru) Pocket
- Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Klik untuk berbagi di Utas(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Klik untuk membagikannya ke Mastodon(Membuka di jendela yang baru) Mastodon
- Klik untuk berbagi di Nextdoor(Membuka di jendela yang baru) Nextdoor
- Klik untuk berbagi di Bluesky(Membuka di jendela yang baru) Bluesky
SaveSavedRemoved 0
![[Review] The Housemaid: Drama Psikologis Tentang Perselingkuhan Yang Menyimpan Kejutan Tak Terduga!](https://terviral.id/wp-content/themes/rehub-theme/images/default/noimage_70_70.png)
Previous