[Lirik+Terjemahan] Galileo Galilei – Amadeus
Galileo Galilei – Amadeus
Ao no Orchestra (Blue Orchestra) Season 2 Opening #1


TENTANG LAGU / ABOUT THE SONG / 楽曲について:
- Arti lagu “Amadeus” dari Galileo Galilei menggambarkan pencarian jati diri di tengah tekanan, ekspektasi, dan kegelisahan batin. Lagu ini dirilis secara digital pada 6 Oktober 2025 dan digunakan sebagai lagu pembuka musim kedua anime Blue Orchestra. Dengan perpaduan gaya indie rock dan elemen orkestra yang terinspirasi dari musik klasik, judul “Amadeus” menjadi penghormatan terhadap Wolfgang Amadeus Mozart, sekaligus refleksi atas perjuangan seorang musisi dalam menyeimbangkan kebebasan dan disiplin.
- Makna lagu “Amadeus” berfokus pada perasaan asing yang muncul ketika seseorang berusaha menyesuaikan diri di dunia yang menuntut kesempurnaan. Sepatu yang rapi namun terasa tidak pas melambangkan ketidaksesuaian antara kemampuan dan kejujuran diri, sementara rujukan pada Lorelei dan Bach menghadirkan pertentangan antara emosi spontan dan keteraturan. Melalui lirik dan terjemahan lagu ini, interpretasi lagu menegaskan kerinduan akan penerimaan yang tulus serta keberanian untuk menemukan ritme sendiri, di mana harmoni sejati lahir dari keaslian, bukan dari kesempurnaan.
————-
- The meaning of the song “Amadeus” by Galileo Galilei centers on isolation and self-discovery within a chaotic inner world. Released digitally on October 6, 2025, the track serves as the opening theme for the second season of the anime Blue Orchestra. Blending indie rock with orchestral textures inspired by classical music, the title pays tribute to Wolfgang Amadeus Mozart and the balance between discipline and freedom in art.
- The song’s interpretation follows the narrator’s sense of being out of place while moving through a crowded space, dancing with talent that feels restrained by doubt. References to Lorelei and Bach contrast improvisation and structure, reflecting the struggle to find a personal rhythm amid expectations. Through the lyrics and translation of this song, vulnerability surfaces in the desire to be truly seen, suggesting that authenticity begins with accepting one’s own uncertain steps.
————-
- Galileo Galilei「アマデウス」は、2025年10月6日にデジタルシングルとしてリリースされ、アニメ『青のオーケストラ』第2期のオープニングテーマとして起用された楽曲です。インディーロックにクラシック音楽のエッセンスが重なったサウンドが特徴で、モーツァルトへの敬意を込めた世界観が色濃く表れています。
- この曲の歌詞が描いているのは、混沌とした日常や人混みの中で自分らしさを探し続ける心の揺れです。踊りながらも居場所を見失うような感覚や、Lorelei やバッハといった引用は、即興的な表現と構造的な秩序の対比を映し出しています。それはまるで、自分を音楽というキャンバスの中でどう描き、生きていくのかを問いかけるような内面の旅です。歌詞とその訳を通じて、聴く人は他者に理解されたいという素直な願いと、自分自身を受け入れようとする静かな問いの両方を感じ取ることができるでしょう。混沌の中にあっても揺るがない“自分”を見つけ出すことが、人生そのものを演奏するような営みなのだとそっと気づかせてくれる一曲です。
[Lyrics, 歌詞, 가사, Lirik, Letra da música, Şarkı sözleri, Paroles, Liedtext, текст песни, गीत के बोल, كلمات الأغنية, บทร้อง]
ROMAJI:
Hitori de migaiteta kimyou na buutsu wa hitogomi no naka de ibitsu ni mieta
Uitetanda
Sainou no dansu de ojigi boku wa gikochinai ugoki
Ha wo mise warau amadeusu ni wa wakaranai
Doko kara ka kikoeteru dareka no koe
Boku to onaji datta ibitsu de kodoku na uta
Merodii ushinai sokkyou no rorerai hako no naka de naru bahha to
Hippari agerareta butai de odoru
Yodoushi awasete mou tsukisou da yo
Hoka no nani mo mitenai sono utsukushii hitomi no naka de sa
Boku no sugata wa dou utsurun darou?
Hitori de tsumabiku kimyou na fureezzu wa dare ga tame ni naru atena ga nai no ni
Kiitetanda
Kimi dake ga suteppu wo funde boku wa gikochinaku ojigi
Konna shunkan amadeusu ni wa deaenai
Merodii ushinai sokkyou no rorerai hako no naka de naru bahha to
Hippari agerareta butai de odoru
Yodoushi awasetemo mou tsukisou darou
Hoka no nanimo mitenai sono utsukushii hitomi no naka de sa
Aseri to jimon de kowareteku aria ni boku no karada no subete ga
Hikkakitsukerarete butai ga somaru
Soitsu ga boku no iro da to iu no kai
Hoka no nanimo ni tenai sono buzama na sugata no mama da to
Kimi no me ni dake sou utsurun darou
Doko kara ka kikoeteru chigau boku no koe
Tabun zutto koko de doudou meguri de ii
Sukoa wo nagesute tokihanatsu koe to koe rasenjou ni naru bahha mo
Oitsukenai hodo no jiyuu de odoru
Yodoushi awasete mo mou tsukinai darou
Hoka no nanimo mitenai sono utsukushii hitomi no naka de sa
Boku no sugata wa sou utsurun darou
KANJI:
Galileo Galilei – アマデウス
独りで磨いてた奇妙なブーツは 人混みの中でいびつに見えた
浮いてたんだ
才能のダンスでお辞儀 僕はぎこちない動き
歯を見せ笑うアマデウスにはわからない
どこからか聴こえてる 誰かの声
僕と同じだった いびつで孤独な歌
メロディー失い即興のローレライ 箱の中で鳴るバッハと
引っ張り上げられた舞台で踊る
夜通しあわせてもう尽きそうだよ
他の何にも見てない その美しい瞳の中でさ
僕の姿はどう映るんだろう?
一人で爪弾く奇妙なフレーズは だれがために鳴る 宛名がないのに
聴いてたんだ
君だけがステップを踏んで 僕はぎこちなくお辞儀
こんな瞬間アマデウスには出会えない
メロディー失い即興のローレライ 箱の中で鳴るバッハと
引っ張り上げられた舞台で踊る
夜通しあわせてもう尽きそうだろ
他の何も見てない その美しい瞳の中でさ
焦りと自問で壊れてくアリアに 僕の身体の全てが
引っ掻きつけられて舞台が染まる
そいつが僕の色だと言うのかい
他の何にも似てない その無様な姿のままだと
君の目にだけ そう映るんだろ
どこからか聴こえてる 違う、僕の声
たぶんずっとここで 堂々巡りでいい
スコアを投げ捨て解き放つ声と声 螺旋状に鳴るバッハも
追いつけないほどの自由で踊る
夜通しあわせてももう尽きないだろう
他の何も見てない その美しい瞳の中でさ
僕の姿はそう映るんだろ
ENGLISH TRANSLATION (KAZELYRICS VERSION):
The strange boots I polished by myself looked strange in the crowded throng
I stood out so clearly
I bowed with a dance full of talent, yet my movements felt stiff
Amadeus with that smiling grin would never understand
I heard someone’s voice from somewhere
Someone just like me, with a strange and lonely song
Lorelei improvising without a melody, and Bach echoing through the city
I dance on a stage pulled against my will
All night I adapt, almost running out of strength
I can’t see anything besides that, in those beautiful eyes of yours
What does the reflection of me look like in there?
The strange phrase I plucked all by myself, for whom does it ring, and with no destination
I listened to it
Only you step forward to dance, while I bow stiffly
In a moment like this, I will never meet Amadeus
Lorelei improvising without a melody, and Bach echoing through the city
I dance on a stage pulled against my will
All night I adapt and almost lose my breath, right?
I can’t see anything besides that, in those beautiful eyes of yours
An aria shattered by anxiety and self-doubt, my whole body
Torn apart and coloring the stage
Do you call that my color?
Unlike anything else, in this still awkward form of mine
Only in your eyes, that’s how I appear, right?
I hear it from somewhere, no, that is my own voice
Maybe it doesn’t matter to spin around here forever
I throw the sheet music, the released sound and another sound, Bach spinning into a spiral
I dance with freedom that cannot be chased
Even if I adapt all night, there’s no end to it, right?
I can’t see anything besides that, in those beautiful eyes of yours
That is how I will look, right?
INDONESIA:
Sepatu bot aneh yang kupoles sendirian itu terlihat janggal di tengah kerumunan orang
Aku terlihat mencolok
Aku membungkuk dengan tarian penuh bakat, gerakanku terasa kaku
Amadeus yang tersenyum memperlihatkan gigi itu takkan mengerti
Aku mendengar suara seseorang dari suatu tempat
Sama sepertiku, dengan lagu yang janggal dan kesepian
Lorelei improvisasi yang kehilangan melodi, dan Bach yang bergema di dalam kota
Aku menari di panggung yang diseret paksa
Sepanjang malam aku menyesuaikan diri, aku hampir kehabisan tenaga
Aku tak bisa melihat apa pun selain itu, di dalam matamu yang indah itu
Bagaimanakah sosok diriku yang terpantul di sana?
Frasa aneh yang kupetik sendirian, untuk siapa ia berbunyi, dan meskipun tanpa alamat tujuan
Aku mendengarkannya
Hanya kau yang melangkah menari, sementara aku membungkuk dengan kaku
Dalam momen seperti ini, aku takkan bertemu dengan Amadeus
Lorelei improvisasi yang kehilangan melodi, dan Bach yang bergema di dalam kota.
Aku menari di panggung yang diseret paksa
Sepanjang malam aku menyesuaikan diri dan hampir kehabisan tenaga, kan?
Aku tak bisa melihat apa pun selain itu, di dalam matamu yang indah itu
Aria yang hancur oleh kegelisahan dan pertanyaan diri sendiri, seluruh tubuhku
Tercabik dan mewarnai panggung
Apakah kau menyebut itu sebagai warnaku?
Tak mirip dengan apapun yang lain, dalam wujudku yang tetap canggung ini
Hanya di matamu, begitulah diriku terlihat, iya kan?
Terdengar dari suatu tempat, tidak, itu adalah suaraku
Mungkin tak masalah berputar-putar di sini selamanya
Kulempar partitur, suara yang terlepas dan suara lain, Bach berputar membentuk spiral
Aku menari dengan kebebasan yang tak terkejar
Meski menyesuaikan diri sepanjang malam, takkan ada habisnya, kan?
Aku tak bisa melihat apa pun selain itu, di dalam matamu yang indah itu
Begitulah sosok diriku akan terlihat, iya kan?
Galileo Galilei – Amadeus | Music Video
Bagikan ke Teman & Pengikut:
- Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
- Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
- Klik untuk berbagi pada Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
- Klik untuk berbagi pada Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
- Klik untuk berbagi pada Pinterest(Membuka di jendela yang baru) Pinterest
- Klik untuk berbagi via Pocket(Membuka di jendela yang baru) Pocket
- Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Klik untuk berbagi di Utas(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Klik untuk membagikannya ke Mastodon(Membuka di jendela yang baru) Mastodon
- Klik untuk berbagi di Nextdoor(Membuka di jendela yang baru) Nextdoor
- Klik untuk berbagi di Bluesky(Membuka di jendela yang baru) Bluesky
SaveSavedRemoved 0
![[Lirik+Terjemahan] Galileo Galilei – Amadeus](https://terviral.id/wp-content/themes/rehub-theme/images/default/noimage_70_70.png)