Home » Ulasan » Ulasan Film » [Review] Eternity: Cerita Lucu Cinta Segitiga Yang Terjadi Di Alam Baka!
[Review] Eternity: Cerita Lucu Cinta Segitiga Yang Terjadi Di Alam Baka!

#Description:
Title: Eternity (2025)
Casts: Miles Teller, Elizabeth Olsen, Callum Turner, Da’Vine Joy Randolph, John Early, Olga Merediz, Ryan Beil, Barry Primus, Betty Buckley, Danny Mac, Damon Scott, Lucy Turnbull
Director: David Freyne
Studio: Apple Studios, Star Thrower Entertainment, A24
#Synopsis:
Larry Cutler (Barry Primus) dan Joan (Betty Buckley) adalah sepasang pasutri lansia yang sering adu argumen hal-hal kecil, meskipun keduanya terlihat saling membenci satu sama lain, namun rasa cinta Larry dan juga Joan tak pernah hilang. Suatu hari, keduanya pergi menuju pesta gender reveal cucu ketiga dari anak mereka yaitu Sam (Danny Mac) dan Charlotte (Lucy Turnbull). Pada moment tersebut, Joan akan memberitahu pada keluarganya jika ia mengidap kanker stadium 4 yang sudah lama ia rahasiakan bersama Larry.

Setibanya di sana, Larry dan Joan disambut dengan hangat oleh anak dan kedua cucunya. Namun sayang, sebelum acara gender reveal dan Joan menceritakan tentang kankernya, Larry tersedak biskuit pretzel yang membuatnya kehabisan nafas dan akhirnya meninggal dunia. Duka pun menyelimuti keluarga yang tak menyangka harus kehilangan Larry disaat merayakan kehadiran calon cucu ketiganya.

Setelah kematiannya, Larry (Miles Teller) terbangun dan tersadar jika dirinya berada di dalam kereta yang sedang melaju ke tempat yang tidak ia ketahui. Setibanya di tempat tujuan, Larry panik dan ingin segera pulang untuk melanjutkan pesta gender reveal bersama keluarganya. Di sana, Larry kebingungan karena tempat tersebut sangat ramai dan orang-orang pun tidak mengetahui mereka sedang berada dimana, ditambah lagi fisiknya berubah menjadi muda. Tak lama setelah itu, Larry bertemu dengan Anna (Da’Vine Joy Randolph), agen Afterlife Coordinator dan menjelaskan jika Larry sudah meninggal dan kini sedang berada di Junction. Fisiknya berubah menjadi muda juga dikarenakan saat akan menuju fase kehidupan yang abadi akan kembali ke usia yang paling bahagia saat masih hidup di dunia. Mendengar hal tersebut membuat Larry sangat sedih, karena ia meninggalkan istri dan juga keluarganya dengan cara tak terduga.

Larry kemudian meminta bantuan pada Anna untuk mencari cara agar ia bisa kembali ke dunia dan bertemu dengan keluarga. Namun hal tersebut mustahil dilakukan karena Larry memang sudah meninggal. Anna pun siap membantu Larry untuk mempersiapkan diri sebelum menuju kehidupan yang abadi dengan memilih tempat sesuai keinginannya. Setiap tempat yang ada memiliki banyak tema dan sifatnya abadi dan tidak bisa lagi kembali ke Junction untuk menggantinya. Jika melanggar aturan, maka akan terlempar menuju tempat bernama The Void. Anna juga menjelaskan jika belum siap memilih kehidupan yang abadi, Larry bisa menunggu di Junction demi orang-orang tersayangnya meninggal dan kemudian kembali berkumpul untuk menuju kehidupan selanjutnya yang abadi.

Selama berada di Junction, Larry berusaha menerima kenyataan jika dirinya sudah meninggal, meskipun belum sepenuhnya harus pergi dari Joan yang sedang sakit. Saat menghabiskan malam di bar, Larry berkenalan dengan bartender nya yaitu Luke (Callum Turner). Mereka berdua kemudian saling curhat satu sama lain. Larry terkejut saat mengetahui jika Luke adalah seorang prajurit tentara dan sudah puluhan tahun tinggal di Junction demi menunggu istrinya yang masih hidup di dunia. Sementara itu, Luke juga tak menyangka jika Larry sudah menjalani rumah tangga dengan istrinya selama 67 tahun dan memiliki anak serta cucu.

Keesokan harinya, Larry dikejutkan dengan munculnya Joan keluar dari kereta dan nampak kebingungan di Junction. Larry pun tak menyangka jika Joan juga ikutan meninggal tak lama setelah ia meninggal. Joan kemudian bertemu dengan Afterlife Coordinator nya yaitu Ryan (John Early). Kehadiran Joan di sana tentunya membuat Larry senang karena mereka akhirnya kembali bertemu dan siap menuju kehidupan selanjutnya yang abadi bersam Joan. Namun rencana tersebut terancam gagal karena Ryan mempertemukan Joan dengan suami pertamanya Joan yang tak lain dan tak bukan adalah Luke. Pertemuan kembali mereka berdua terasa mengharukan, karena pada saat itu Joan harus kehilangan Luke yang gugur dalam peperangan di Korea. Luke yang sudah puluhan tahun menunggu di Junction demi Joan juga siap kembali melanjutkan kisah cinta mereka di kehidupan selanjutnya yang abadi.
Di satu sisi, Joan tak menyangka bisa bertemu lagi dengan cinta pertamanya yang dahulu dipisahkan oleh maut sehingga ia dan Luke sama sekali belum mengalami rumah tangga seperti suami istri pada umumnya. Namun di sisi lain, Larry yang sudah puluhan tahun menjadi suaminya dan memiliki keluarga besar juga tak bisa dilupakan begitu saja oleh Joan. Gara-gara situasi tersebut, Joan pun mendapatkan hak khusus yaitu visa istimewa mencoba dua kehidupan yang abadi bersama Larry dan Luke secara berpisah. Lalu setelah itu, Joan wajib memilih satu pria yang nantinya menjadi suami di kehidupan selanjutnya yang abadi.

Di kehidupan abadi bersama Luke, mereka berdua tinggal di sebuah kabin indah yang ada di dalam hutan. Luke dan Joan kembali mengenang masa-masa indah mereka saat baru menikah sebelum Luke pergi ditugaskan ke Korea. Keduanya merasakan kebahagiaan yang luar biasa karena kembali bersama setelah dipisahkan oleh maut, puluhan tahun yang lalu. Saat menikmati suasana hutan yang menenangkan, Luke dan Joan mengunjungi Archive Museum yang menampilkan semua moment dari kehidupan sesorang yang masuk ke dalam sana. Luke dan Joan terharu saat melihat kembali perjalanan kisah cinta mereka di masa lalu hingga Luke terpaksa harus berangkat menjalankan tugasnya sebagai prajurit tentara.

Di kehidupan abadi bersama Larry, mereka berdua berliburan ke pantai dan menaiki paruh ke laut. Joan kemudian menceritakan kondisi anak-anak dan cucu mereka ketika Larry meninggal. Larry pun merasa haru karena Joan dan keluarganya sangat terpukul dengan kepergian Larry. Joan kemudian mengajak Larry ke Archive Museum, namun ia menolaknya karena dapat menggoyahkan jati diri dan keyakinan seseorang.
Setelah melewati kencan berbeda dengan kedua suaminya, Joan tetap kesulitan untuk mengambil keputusan. Perdebatan pun terjadi antara Larry dengan Luke yang membuat Joan semakin dilema untuk memilih antara suami pertama atau suami kedua sebagai pasangan di kehidupan selanjutnya yang abadi. Lalu siapakah yang akhirnya dipilih oleh Joan?
#Review:
Rumah produksi A24 kembali (lagi dan lagi) menghadirkan sebuah film dengan premis dan kosep yang sangat menarik. Kali ini, sebuah film drama komedi fantasi terbaru karya sutradara David Freyne berjudul ETERNITY (2025) yang membahas kehidupan manusia setelah meninggal di alam baka. Jika tidak melihat poster dan trailernya, mungkin untuk sebagian penonton film ini akan bergenre fantasi drama atau fantasi horror seperti yang sudah dilakukan oleh film-film lain seperti ALONG WITH THE GODS (2018) asal Korea Selatan hingga yang terbaru film Indonesia JEMBATAN SHIRATAL MUSTAQIM (2025) wkwkwk. Tapi ternyata, film ini sangat jauuuuuhhhhh lebih bagus dari film Indonesia yang disebutkan tadi.

Untuk segi cerita, film ETERNITY (2025) rupanya mengangkat kisah cinta segitiga dengan pendekatan fantasi yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Konflik terjadi disaat seorang istri bernama Joan dihadapkan pada dilema besar antara cinta penuh harapan yang terpaksa harus berakhir karena takdir atau cinta yang sudah teruji oleh waktu selama puluhan tahun bersama menjalani rumah tangga. Rasa sulit dalam memilih tersebut tersampaikan dengan sangat baik pada penonton karena kedua sosok suami dari Joan hadir nyaris tanpa cela sama sekali. Masing-masing dari Larry dan Luke memiliki kelebihan yang sangat pantas disandingkan dengan Joan. Mungkin jika kasusnya dibalik dan ini film Indonesia bertema drama religi, bisa saja ada opsi alternatif yaitu poligami hahaha. Namun untungnya karena ini film Hollywood, rasanya ide tersebut tidak akan kepikiran oleh mereka.
Memasuki babak pertengahan, penonton disuguhkan visualisasi dunia afterlife setelah kematian dengan konsep semi retro futuristic yang treatment penceritaannya sangat menarik perhatian. Elemen fantasi dan rules yang diterapkan di dunia ETERNITY (2025) sekilas mengingatkanku akan suasana Time Variant Authority nya LOKI (2021) namun dengan versi sederhana dan mudah dicerna penonton. Kehadiran dua agent Afterlife Coordinator juga surprisingly menambah kelucuan dengan jokes-jokes situasional yang cerdas dan menghibur. Plot dan penjelasan journey karakter Joan yang harus memilih antara Larry atau Luke di film ini juga menurutku terlalu detail dengan memberikan “visa istimewa” sehingga dapat trial menjalani kehidupan dengan suaminya masing-masing sebelum memilih salah satunya. Namun di satu sisi, keputusan tersebut justru membuka kembali perasaan dan hati Joan jika harapan itu tak selamanya sesuai dengan apa yang diinginkan. Proses pendewasaan pun akhirnya dipilih oleh sang sutradara untuk menutup cerita cinta segitiga antara Joan dengan Larry dan Luke.
Untuk jajaran pemain, penampilan trio Olsen, Teller dan Turner tampil sangat sempurna dengan peran mereka masing-masing. Dibalik kesempurnaan tersebut, ketiganya berhasil juga menampilkan segala kekurangan mereka sebagai manusia yang selalu berusaha ditutupi demi tampil sempurna didepan pasangannya. Kehadiran supporting character yang diperankan Randolph dan Eary juga tak kalah mencuri perhatian dengan jokes-jokes situasional mereka sebagai agent Afterlife Coordinator.
Overall, film ETERNITY (2025) menurutku berhasil menjadi sajian drama romantis fantasi yang sederhana, lucu sekaligus bikin haru ketika bayangan perihal kehidupan setelah kematian itu seperti apa akhirnya sedikit divisualisasikan secara fiksi oleh film ini. Bakal jadi tontonan yang rewatch-able!
[9/10Bintang]
Bagikan ke Teman & Pengikut:
- Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
- Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
- Klik untuk berbagi pada Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
- Klik untuk berbagi pada Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
- Klik untuk berbagi pada Pinterest(Membuka di jendela yang baru) Pinterest
- Klik untuk berbagi via Pocket(Membuka di jendela yang baru) Pocket
- Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Klik untuk berbagi di Utas(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Klik untuk membagikannya ke Mastodon(Membuka di jendela yang baru) Mastodon
- Klik untuk berbagi di Nextdoor(Membuka di jendela yang baru) Nextdoor
- Klik untuk berbagi di Bluesky(Membuka di jendela yang baru) Bluesky
SaveSavedRemoved 0